Penulis: Hayati Ayatillah

  • Kalau Gagal, Kita Siap. Kalau Berhasil, Bagaimana?

    Kalau gagal gimana? Pernah terlintas pertanyaan semacam itu saat kita hendak memulai sesuatu yang baru? Entah saat melamar pekerjaan, memulai bisnis, mengikuti lomba, atau bahkan sekedar naik ke fase hidup lainnya. Pertanyaannya singkat dan sederhana, tapi bisa membuat kita tiba-tiba ragu untuk mencoba. Saya pun pernah di posisi tersebut. Belum melakukan apa-apa tapi sudah dihantui…

  • Begini Cara Allah Mereset Ulang Hidupku

    Hari itu, pukul 11 siang, sebuah email masuk: “Anda mendapat kesempatan interview di Jakarta.”Tanganku bergetar. Jantungku berdegup tak karuan. Rasanya seperti pesan singkat itu membawa harapan baru yang selama ini kupinta pada Allah. Tanpa berpikir panjang, setelah menjelaskan pada suami dan meminta izinnya, aku segera berkemas. Maklum dari Palembang ke Jakarta bukan jarak dekat—12 jam perjalanan…

  • Privilege Sejati: Hidup Bareng Al-Qur’an

    Salah satu anugerah terbesar dalam hidup seorang Muslim adalah kesempatan untuk mengenal dan hidup bersama Al-Qur’an. Setelah menempuh pendidikan guru Qur’an selama kurang lebih satu tahun, saya menemukan satu hikmah besar: duduk bersama mereka yang bersungguh-sungguh ingin dekat dengan Al-Qur’an itu meneduhkan. Di sana memang tidak ada fee besar, tidak ada puja-puji manusia, tidak ada…

  • Menjemput Harapan Pejuang Garis Dua: Review Buku Kupas Tuntas Masalah Kesuburan bersama dr. Indra NC Anwar, Sp.OG

    “Sudah berapa tahun menikah? Kok belum punya anak?”  Saya yakin pertanyaan ini sering didengar oleh pasangan yang sudah bertahun-tahun nikah, tetapi belum dikaruniai anak. Apalagi di masyarakat masih beredar anggapan bahwa pernikahan “belum sempurna” kalau tidak pernah ada suara bayi di dalamnya. Selain tekanan berupa pertanyaan dari keluarga atau masyarakat, perempuan pun menjadi pihak yang…

  • Lebaran itu Memaafkan

    “Adakah lebaran masih sebahagia saat kita kecil dulu?” Di hari terakhir Ramadhan tahun ini, setelah menyiapkan berbagai hal untuk perayaan esok hari. Tiba-tiba, terlintas pertanyaan seperti di atas. Perjalanan yang jauh telah memberiku pemahaman bahwa perayaan setelah Ramadhan ini tidak selalu terisi penuh dengan energi bernama kebahagiaan. Beberapa orang harus merayakan dengan rasa kehilangan. Beberapa…

  • Menemukan Cinta dalam Deadline Pekerjaan

    Pertengahan bulan ini insyaAllah Web Series saya tayang. Sebuah Series yang proses penulisannya, syutingnya, penayangannya sampai jumlah episodenya itu paling lamaaaaaa. Tetapi sebenarnya bukan ini pointnya. Sesuatu yang saya dapati saat melihat kembali foto dan video syuting, bahkan membaca ulang scriptnya lagi, ternyata Alhamdulillah saya dan teman-teman bertumbuh. Atas berkat pertolongan Allah, kami menjalankan hidup…

  • Mengetuk Pintu Allah

    Sepanjang kamu mengerjakan shalat, sejatinya kamu sedang mengetuk pintu Allah. Dan siapa saja yang mengetuk pintu Allah, maka Allah akan membukakan pintu itu untuknya. -Ibnu Qayyim Rahimahullah- Hari-hari ini kita lebih banyak melakukan sholat daripada biasanya. Mulai dari tahajud, hingga witir setelah sholat tarawih. Karena ini bulan istimewa, Allah pun memberi banyak waktu untuk menemukanNya…

  • Tiada Seorangpun yang Tersembunyi Dari Allah

    Saat mengawasi anak-anak bermain, tak sengaja saya mendengar percakapan dua anak lelaki. Sebut saja namanya Miqdad dan Rio (Bukan nama sebenarnya). Sama seperti anak-anak pada umumnya yang kalau sudah bermain, maka akan melakukan sedikit keisengan kepada teman lainnya, begitu juga dengan Rio.  Miqdad yang mengetahui bahwa tindakan Rio itu kurang baik, maka ia berusaha memberitahunya…

  • Mengeja KehendakNya, Walau Harus Terbata

    Saya pikir-pikir, saya sedih. Begitu kesimpulanku saat akhirnya harus memvalidasi pikiran sendiri. Adulting is mau merasakan sedih pun harus berbagi waktu dengan work and social life. Ketika airmatanya sudah merata di kelopak mata, tetapi harus segera menghapusnya karena ada pekerjaan yang menggedor-gedor layar gawai. Perasaan seperti kecewa pun harus melipir sejenak karena wonder women ini…

  • Menghimpun Kisah di Rutan Perempuan Pondok Bambu

    Salahsatu wishlist saya itu mengajar di penjara. Bertahun-tahun lalu, ada teman yang mengajar tahsin di sebuah penjara. Awalnya saya mau ikut mengajar di sana, tetapi karena saat itu saya masih tinggal di luar pulau Jawa, jadi tidak bisa. Hingga suatu siang dipertengahan bulan November 2024, Mas Hary, seorang teman lama,  mengabari bahwa ia sedang membuat program…